Sabtu, 24 Des. 11
12.15 WIB
Rasanya seperti kehilangan sesuatu dan nggak akan pernah kembali.
Dan baru kali ini aq rasain. Sebelumnya nggak pernah sekacau ini.
Akan ada yang hilang. Tapi aq gatau apa.
Kemudian aq mulai nangis hebat. Tapi ngga tau nangis untuk apa.
Dan aq mulai menyesal. Menyesali bahwa sepertinya aq udah pergi jauh, jauuuhhh banget.
Dan kembali tanpa bawa apapun.
Aq sendiri juga bingung aq ini kenapa. Yang aq tau, aq BENAR-BENAR SEDIH.
Dan aq teringat orang tua itu. Aq ingat mereka. Dan aq ingin mengucapkan kata “Maaf”
Dan aq harap buka kata maaf terakhir untuknya.
Aq tahu, aq nanti akan ada di posisi seperti ibu q nanti.
Dan aku bertanya, “apa aq siap?”
Aq tau apa yang terjadi dengan orang tua itu. Dan aq tau bagaimana nanti akhirnya.
Seandainya aq tidak tahu, mungkin sekarang aq tidak merasa sesedih ini.
Kenapaa sihhh? Kenapa aq memikirkan hal-hal aneh? Aq seharusnya minta kepada-NYA untuk kesembuhannya.
Mungkin karena dia satu-satunya kakek yang kupunya. Dan aq cinta kakekku. Dan aq ingin minta maaf. Maaf yaa, atas segala kesalahanku, tingkahku yang menyebalkan, sikapku yang nakal. Tapi aq sayang kakekku. Dan terima kasih atas sebagian hidupmu untuk menemaniku, untuk hidupnya yang telah membesarkan ibu untuk jadi ibuku. Aq janji aku akan berusaha lebih menyayangi mereka lagi... aq JANJI!!!!!
Syukron, eyang... terima kasih. Ujian ini memang berat, tapi Allah ada didekat kita. Bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Tetep dekat terus sama DIA, yaa...


